Biaya Nikah – Menikah itu nggak cuma soal cinta, tapi juga soal perencanaan. Dan salah satu hal yang paling krusial adalah soal biaya nikah. Banyak pasangan yang awalnya santai, tapi begitu masuk tahap budgeting langsung kerasa “Oh… ternyata segini ya!”
Yang penting dipahami: biaya nikah itu fleksibel. Bisa hemat dan sederhana, bisa juga mewah dan all-out. Tergantung lokasi, jumlah tamu, konsep acara, sampai vendor yang dipilih.
Biar lebih gampang dihitung, yuk kita breakdown satu per satu.
1. Biaya Akad Nikah (Administrasi Resmi)
Biaya administratif nikah di Indonesia relatif jelas, yaitu:
- Nikah di KUA pada jam kerja: Rp 0 alias gratis
- Nikah di KUA di luar jam kerja atau hari libur: sekitar Rp 600.000
- Nikah di luar KUA: sekitar Rp 600.000
Ini biaya resmi negara berdasarkan aturan yang berlaku. Tapi tetap aja banyak orang mengeluarkan biaya tambahan:
- Konsumsi keluarga
- Sewa lokasi akad
- Dekor akad
- Dokumentasi akad
Average tambahan biaya akad: Rp 1.000.000 – Rp 15.000.000 tergantung konsep.
2. Biaya Tempat Resepsi
Venue adalah komponen yang paling besar dalam biaya nikah, apalagi kalau konsepnya ballroom atau gedung besar. Jenis venue & estimasi harga:
- Rumah sendiri: gratis (tinggal keluar biaya tenda + sewa kursi)
- Gedung serbaguna: Rp 5.000.000 – Rp 25.000.000
- Ballroom hotel: Rp 30.000.000 – Rp 250.000.000++
- Outdoor venue: Rp 10.000.000 – Rp 100.000.000++
Venue kadang sudah include dekor atau sound system, tapi tidak selalu. Pastikan cek detail supaya nggak double bayar.
3. Biaya Catering & Konsumsi
Kalau resepsinya mengundang tamu, catering jadi biaya paling besar kedua. Estimasi umum per-pax:
- Standar: Rp 35.000 – Rp 50.000/pax
- Menengah: Rp 60.000 – Rp 150.000/pax
- Premium: Rp 200.000 – Rp 500.000/pax
Kalau tamu 300 orang:
- Standar: ± Rp 10.500.000
- Menengah: ± Rp 27.000.000
- Premium: ± Rp 90.000.000
Kalau konsep adat tertentu, tambahan menu khusus juga bisa menambah biaya.
Baca Juga: Rukun Nikah: Pengertian, Urutan, dan Penjelasan Lengkapnya
4. Biaya Dekorasi
Dekor termasuk:
- Panggung pelaminan
- Backdrop
- Meja tamu
- Bunga
- Lampu
- Mini garden
- Photobooth (opsional)
Range harga dekor:
- Sederhana: Rp 5.000.000 – Rp 15.000.000
- Menengah: Rp 20.000.000 – Rp 50.000.000
- Premium: Rp 75.000.000 – Rp 250.000.000++
Kalau outdoor biasanya dekor lebih mahal karena memerlukan elemen tambahan.
5. Dokumentasi (Foto & Video)
Wajib kalau pengen kenangan yang bisa dinikmati sampai tua nanti. Harga jasa dokumentasi:
- Foto saja: Rp 2.000.000 – Rp 8.000.000
- Video saja: Rp 3.000.000 – Rp 12.000.000
- Paket full dokumentasi: Rp 6.000.000 – Rp 25.000.000++
Kalau pakai cinematic style + drone, biaya bisa naik.
6. Biaya Makeup & Busana Pengantin
Makeup dan baju bisa pilih style:
- Modern
- Adat
- Kebaya
- Gaun
- Custom design
Range harga:
- Makeup akad: Rp 1.000.000 – Rp 5.000.000
- Paket akad + resepsi: Rp 3.500.000 – Rp 25.000.000++
- Adat lengkap + paes: Rp 8.000.000 – Rp 35.000.000++
Kalau busana dibeli sendiri, bisa lebih mahal apalagi yang custom.
7. Hantaran & Seserahan
Setiap keluarga beda-beda, tapi umum isi seserahan:
- Peralatan mandi
- Peralatan ibadah
- Makeup
- Pakaian
- Tas / sepatu
- Perhiasan
Budget standar seserahan:
- Minimal: Rp 1.500.000 – Rp 5.000.000
- Menengah: Rp 7.000.000 – Rp 20.000.000
- Premium: bebas (tergantung lifestyle)
8. Souvenir & Undangan
Souvenir tergantung jenisnya:
- Standar: Rp 4.000 – Rp 10.000/pcs
- Menengah: Rp 12.000 – Rp 25.000/pcs
- Premium: Rp 30.000 – Rp 100.000++
Kalau tamu 300 orang:
- Souvenir standar: Rp 1.200.000 – Rp 3.000.000
- Middle: Rp 3.600.000 – Rp 7.500.000
Undangan:
- Cetak fisik: Rp 2.500 – Rp 25.000/pcs
- E-undangan/digital: jauh lebih hemat
9. Biaya Adat & Ritual Budaya
Pernikahan adat biasanya ada prosesi tambahan:
- Siraman
- Midodareni
- Pingitan
- Sungkeman
Pernikahan adat Bugis, Sunda, Jawa, Batak, Minang, dst.
Budget prosesi adat Rp 3.000.000 – Rp 50.000.000 tergantung daerah dan kompleksitas.
10. Biaya Keluarga Lain-lain
Ini termasuk biaya yang sering dilewatkan saat budgeting:
- konsumsi keluarga yang datang jauh
- penginapan keluarga
- biaya sound system
- MC/pembawa acara
- dekor kamar pengantin
- transportasi
- tips vendor
Budget rata-rata: Rp 2.000.000 – Rp 20.000.000+
11. Biaya Darurat (Contingency Budget)
Penting banget siapin dana cadangan minimal 5–10% dari total budget. Tujuannya buat:
- tambahan tamu
- makanan kurang
- dekor kurang
- kejadian mendadak
- vendor ada perubahan
Total Estimasi Biaya Nikah Berdasarkan Kategori
Biar ada gambaran, ini contoh paket kasar:
A. Budget Hemat (Rumah, 200 tamu):
± Rp 15.000.000 – Rp 35.000.000
B. Menengah (Gedung, 300 tamu):
± Rp 60.000.000 – Rp 150.000.000
C. Premium Ballroom (500 tamu):
± Rp 250.000.000 – Rp 800.000.000++
Sekali lagi, ini hanya estimasi. Realnya tergantung pilihan vendor & kota domisili.
Cara Menghemat Biaya Nikah Tanpa Mengurangi Makna
Tips yang umum dipakai calon pengantin:
- pilih tamu yang lebih intim
- fokus ke kebutuhan, bukan gengsi
- pilih undangan digital
- pilih konsep di rumah
- booking vendor jauh hari
- kombinasikan adat dengan modern
Saving 10–40% lumayan banget!
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Berapa biaya nikah sederhana?
Bisa mulai dari ± Rp 10 juta jika hanya akad + keluarga inti.
2. Apakah nikah di KUA gratis?
Gratis kalau di KUA saat jam kerja. Di luar jam kerja/di luar KUA dikenakan biaya resmi.
3. Kota mana yang biaya nikahnya paling mahal?
Biasanya kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali.
4. Biaya nikah ditanggung pihak siapa?
Tergantung budaya dan kesepakatan keluarga.
5. Bisakah menikah tanpa resepsi?
Bisa banget, dan sekarang makin banyak pasangan yang memilih opsi ini karena lebih hemat.
Penutup
Biaya nikah itu nggak harus mahal. Yang penting:
- sesuai kemampuan
- sesuai kebutuhan
- sesuai kesepakatan pasangan
Dan paling penting: setelah menikah, masih ada kehidupan setelah pesta yang harus diurus bersama.
