Cara Menenangkan Hati dan Pikiran Menurut Islam – Gelisah, overthinking, sedih, atau hati terasa “sesak” adalah bagian dari hidup. Dalam Islam sendiri, kondisi hati yang goyah termasuk fitrah manusia. Bahkan para nabi pun pernah mengalami kesedihan, kekhawatiran, dan rasa berat di dada.
Yang menariknya adalah Islam bukan hanya menawarkan konsep spiritual, tapi juga praktik yang aplikatif untuk menenangkan hati dan pikiran sehari-hari. Berikut ini cara-cara yang banyak dipakai dalam tradisi Islam yang sifatnya realistis dan mudah diterapkan.
1. Memperbanyak Dzikir (Mengingat Allah)
Cara menenangkan hati dan pikiran menurut Islam bahwa dalam Al-Quran disebutkan:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” ~ QS. Ar-Ra’d: 28
Dzikir bukan hanya ritual, tapi juga bentuk grounding batin. Orang modern mungkin menyebutnya mindfulness versi spiritual. Variasi dzikir sehari-hari yang menenangkan:
- Subhanallah
- Alhamdulillah
- Allahu Akbar
- La ilaha illallah
Bisa dilakukan sambil duduk, rebahan, atau saat hati lagi ribut sendiri.
2. Membaca Al-Quran (dan Merenungi Maknanya)
Dalam riset keagamaan, aktivitas membaca kitab suci sering dikaitkan dengan efek relaksasi, pengaturan emosi, dan penurunan stres.
Bukan hanya membaca, tapi juga tadabbur (merenungi). Beberapa ayat tentang ketenangan hati antara lain:
- QS. Al-Insyirah
- QS. Maryam
- QS. Yusuf
- QS. Adh-Dhuha
3. Sholat dengan Tartib & Khusyuk
Sholat adalah bentuk reset batin lima kali sehari. Banyak ulama menjelaskan bahwa sholat itu bukan sekadar ibadah, tapi juga terapi psikologis dan ini termasuk cara menenangkan hati dan pikiran menurut Islam.
Saat sujud, manusia berada pada titik paling rendah secara fisik, tapi justru paling dekat secara spiritual. Kalau sedang gelisah, sholat sunnah juga sangat membantu:
- Tahajud
- Dhuha
- Rawatib
Baca Juga: Cara Menyelesaikan Masalah Teknik Efektif Biar Nggak Overthinking Terus
4. Perbanyak Istighfar
Kalimat istighfar selain bentuk taubat, juga jadi penenang hati. Contoh bacaan pendek:
Astaghfirullahaladzim
Imam Ibnul Qayyim menyebut istighfar sebagai salah satu bentuk spiritual healing.
5. Menjaga Doa (Terutama Doa Hilang Gelisah)
Cara menenangkan hati dan pikiran menurut Islam berikutnya adalah dengan do’a yang diajarkan Nabi untuk kondisi gelisah dan sedih:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan rasa gelisah.” ~ HR. Abu Dawud
Doa-doa seperti ini bukan slogan, tapi bentuk penyerahan diri yang bikin hati lebih ringan.
6. Memperbaiki Pola Pikir Tawakal
Tawakal dalam psikologi Islam bukan berarti pasrah tanpa usaha. Konsepnya adalah:
usaha + serahkan hasil + tenang dengan keputusan Allah
Ini membuat pikiran tidak lagi menghabiskan energi pada hal-hal di luar kendali.
7. Mengurangi Keluhan & Mengganti dengan Syukur
Mengeluh itu manusiawi. Tapi semakin sering dilakukan, semakin hati terasa berat. Cara menenangkan hati dan pikiran menurut Islam menawarkan dekatnya syukur dengan kesehatan emosional. Mulai dari syukur kecil: bisa bangun, bisa makan, bisa bernafas.
8. Menjaga Silaturahmi & Curhat ke Orang yang Tepat
Dalam tradisi ulama, silaturahmi disebut sebagai bagian dari tazkiyatun nafs (penyucian jiwa). Curhat kepada orang yang tepat juga sunnah. Nabi saja curhat kepada sahabat terdekat seperti Abu Bakar dan Umar. Yang penting bukan curhat ke sembarang orang yang malah bikin tambah capek.
9. Menjauhkan Diri dari Hal yang Menumpuk Dosa
Rasa gelisah kadang muncul karena hati keruh. Imam Ibnul Qayyim menganalogikan hati seperti kaca yaitu jika semakin kotor, semakin samar cahaya ketenangan masuk. Jadi, cara menenangkan hati dan pikiran menurut Islam berikutnya adalah dengan menjauhkan diri dari hati yang keruh.
10. Menjaga Tidur, Makan & Kesehatan Tubuh
Banyak yang lupa: kesehatan mental & batin juga punya aspek biologis. Bahkan dalam hadis:
“Tubuhmu punya hak atasmu.” ~ HR. Bukhari
Kurang tidur, makan buruk, dan stres fisik bisa mempengaruhi ibadah dan ketenangan hati.
11. Yakin Bahwa Ujian Selalu Ada Hikmahnya
Dalam Islam, musibah bukan hukuman otomatis. Banyak ulama menjelaskan bahwa ujian justru tanda perhatian Allah. Mindset ini memberikan makna pada penderitaan dan manusia yang sakit batin biasanya yang kehilangan makna.
FAQ Cara Menenangkan Hati dan Pikiran Menurut Islam
Apakah dzikir bisa menenangkan pikiran?
Iya, dalam Islam dzikir disebut sebagai sarana ketenteraman hati (QS. Ar-Ra’d: 28).
Doa apa yang dianjurkan saat gelisah?
Salah satunya doa menghindari gelisah dan sedih yang diajarkan Nabi.
Apakah stres itu tanda iman lemah?
Tidak. Sahabat Nabi dan para ulama pun pernah gelisah dan sedih. Yang penting cara mengelolanya.
Bagaimana cara cepat menenangkan hati?
Bisa mulai dari dzikir pendek, sholat, atau membaca Al-Insyirah.
Penutup
Kesimpulannya cara menenangkan hati dan pikiran menurut Islam memberikan pendekatan yang seimbang:
- spiritual
- mental
- emosional
- sosial
- fisik
Dan bagian paling melegakan adalah manusia memang boleh gelisah, boleh sedih, boleh cemas. Yang penting tahu jalan pulangnyaa.
