Apa Itu Trust Issue

Apa Itu Trust Issue? Berikut Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Trust Issue – Pernah nggak sih kamu merasa sulit percaya sama orang lain, bahkan ke pasangan sendiri? Selalu kepikiran hal buruk, curiga berlebihan, atau takut dikhianati meskipun belum ada bukti nyata? Kalau iya, bisa jadi kamu sedang mengalami yang namanya trust issue.

Istilah ini makin sering muncul di media sosial, obrolan santai, sampai konten relationship. Tapi sayangnya, masih banyak yang salah paham dan menganggap trust issue cuma soal “terlalu posesif” atau “kurang iman”.

Padahal, trust issue adalah kondisi psikologis yang nyata dan bisa dialami siapa saja. Di artikel ini, kita bakal bahas apa itu trust issue secara lengkap, mulai dari pengertian, ciri-ciri, penyebab, dampaknya, sampai cara mengatasinya dengan sehat.

Apa Itu Trust Issue?

Secara sederhana, trust issue adalah kondisi ketika seseorang kesulitan mempercayai orang lain, baik dalam hubungan pertemanan, keluarga, maupun percintaan. Orang dengan trust issue biasanya:

  • Selalu merasa curiga
  • Sulit merasa aman secara emosional
  • Takut dikhianati atau ditinggalkan
  • Overthinking terhadap sikap orang lain

Trust issue bukan berarti orangnya jahat atau negatif, tapi sering kali muncul karena pengalaman masa lalu yang menyakitkan.

Kenapa Trust Issue Bisa Terjadi?

Trust issue tidak muncul begitu saja. Biasanya ada pemicu tertentu yang membentuk pola pikir dan emosi seseorang.

Berikut beberapa penyebab paling umum.

1. Trauma dari Pengalaman Masa Lalu

Penyebab paling sering dari trust issue adalah pengalaman buruk, seperti:

  • Pernah diselingkuhi
  • Pernah dibohongi orang terdekat
  • Dikhianati teman atau keluarga
  • Mengalami hubungan yang toxic

Trauma ini membuat otak secara otomatis membangun “sistem pertahanan” agar kejadian serupa tidak terulang.

2. Pola Asuh di Masa Kecil

Trust issue juga bisa berakar dari masa kecil, misalnya:

  • Orang tua sering ingkar janji
  • Lingkungan keluarga tidak aman secara emosional
  • Kurang kasih sayang atau perhatian

Tanpa disadari, pengalaman ini membentuk cara seseorang memandang hubungan di masa dewasa.

3. Takut Kehilangan dan Rasa Tidak Aman

Rasa takut ditinggalkan, merasa tidak cukup baik, atau rendah diri juga bisa memicu trust issue. Akhirnya, seseorang lebih memilih curiga duluan daripada berharap lalu kecewa.

4. Pengalaman Melihat Hubungan Orang Lain yang Buruk

Menjadi saksi perceraian orang tua, perselingkuhan, atau konflik rumah tangga juga bisa menanamkan keyakinan bahwa “semua hubungan pasti berakhir buruk”.

Baca Juga: 15 Cara Mengatasi Overthinking Biar Pikiran Lebih Tenang

Ciri-Ciri Orang yang Mengalami Trust Issue

Trust issue sering kali tidak disadari. Berikut tanda-tanda yang umum muncul.

1. Curiga Berlebihan

Hal kecil bisa langsung dipikirkan ke arah negatif. Chat dibalas lama saja bisa dianggap tanda selingkuh atau bosan.

2. Sulit Terbuka Secara Emosional

Orang dengan trust issue cenderung:

  • Menutup diri
  • Takut berbagi perasaan
  • Menyimpan semuanya sendiri

Bukan karena tidak mau, tapi karena takut disakiti.

3. Selalu Overthinking

Pikiran seperti:

  • “Dia beneran sayang nggak ya?”
  • “Jangan-jangan dia bohong”
  • “Aku pasti bakal ditinggalin”

terus berulang tanpa henti.

4. Posesif atau Justru Terlalu Menjaga Jarak

Uniknya, trust issue bisa muncul dalam dua bentuk ekstrem:

  • Terlalu mengontrol pasangan
  • Atau justru menjaga jarak dan sulit dekat

Keduanya sama-sama berasal dari rasa takut kehilangan.

5. Sulit Memaafkan

Sekali kepercayaan rusak, orang dengan trust issue cenderung sulit melupakan, meskipun pasangan sudah berusaha berubah.

Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Kepercayaan dalam Hubungan

Dampak Trust Issue dalam Hubungan

Jika tidak disadari dan dikelola, trust issue bisa berdampak serius.

1. Hubungan Jadi Tidak Sehat

Curiga terus-menerus bisa membuat hubungan terasa melelahkan bagi kedua pihak.

2. Komunikasi Tidak Jujur

Karena takut disakiti, seseorang bisa memilih diam atau memendam emosi, yang justru memperbesar masalah.

3. Kehilangan Rasa Aman

Hubungan yang seharusnya jadi tempat pulang, justru berubah menjadi sumber stres.

4. Potensi Putus atau Perceraian

Banyak hubungan berakhir bukan karena kurang cinta, tapi karena kurangnya kepercayaan.

Apakah Trust Issue Bisa Disembuhkan?

Jawabannya: bisa dikelola dan diperbaiki, tapi butuh proses.

Trust issue bukan penyakit instan, jadi penyembuhannya juga tidak bisa instan. Yang terpenting adalah kesadaran dan kemauan untuk berubah.

Cara Mengatasi Trust Issue Secara Sehat

Berikut beberapa langkah realistis yang bisa dilakukan.

1. Akui dan Sadari Masalahnya

Langkah pertama adalah jujur pada diri sendiri bahwa trust issue memang ada. Menyalahkan pasangan terus-menerus tidak akan menyelesaikan masalah.

2. Kenali Akar Masalahnya

Tanya pada diri sendiri:

  • Pengalaman apa yang membuatku seperti ini?
  • Apakah ini karena masa lalu atau situasi sekarang?

Mengenali akar masalah akan membantu proses penyembuhan.

3. Bangun Komunikasi yang Jujur

Bicarakan ketakutanmu dengan pasangan secara tenang, bukan menuduh. Gunakan kalimat seperti:

  • “Aku merasa takut kehilangan”
  • “Aku butuh waktu untuk belajar percaya lagi”

4. Bedakan Masa Lalu dan Masa Sekarang

Tidak semua orang akan mengulangi kesalahan yang sama. Pasanganmu sekarang bukan orang yang menyakitimu dulu.

5. Latih Diri untuk Percaya Perlahan

Kepercayaan tidak harus langsung penuh. Mulai dari hal kecil, beri ruang, dan lihat konsistensi pasangan.

6. Pertimbangkan Bantuan Profesional

Jika trust issue sudah sangat mengganggu kehidupan sehari-hari, berkonsultasi dengan psikolog bisa menjadi langkah yang bijak.

Trust Issue Bukan Tanda Lemah

Penting untuk dipahami, trust issue bukan tanda kelemahan. Justru sering kali dialami oleh orang-orang yang pernah berusaha mencintai dengan sungguh-sungguh.

Yang terpenting bukan menyalahkan diri sendiri, tapi mau belajar dan bertumbuh.

FAQ Seputar Trust Issue

1. Apa itu trust issue dalam hubungan?
Trust issue adalah kondisi sulit mempercayai pasangan karena trauma, pengalaman buruk, atau rasa tidak aman.

2. Apakah trust issue bisa hilang sepenuhnya?
Trust issue bisa dikelola dan membaik, meski prosesnya bertahap dan membutuhkan usaha sadar.

3. Apakah trust issue selalu karena pasangan?
Tidak. Sering kali trust issue berasal dari pengalaman masa lalu, bukan dari pasangan saat ini.

4. Apakah orang dengan trust issue bisa punya hubungan sehat?
Bisa, selama ada komunikasi, kesadaran diri, dan usaha bersama.

5. Kapan trust issue perlu bantuan profesional?
Jika sudah mengganggu kesehatan mental, pekerjaan, atau hubungan secara signifikan.

Penutup

Sekarang kamu sudah paham apa itu trust issue, mulai dari pengertian, penyebab, ciri-ciri, hingga cara mengatasinya. Trust issue bukan akhir dari segalanya, tapi sinyal bahwa ada luka yang perlu disembuhkan.

Dengan kesadaran, komunikasi yang sehat, dan kemauan untuk berubah, kepercayaan bisa dibangun kembali, pelan-pelan tapi nyata.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *